Soal Uts 1

[menuju akhir]

 1. Tujuan [kembali]

Tujuan dari percobaan ini adalah untuk merancang dan mensimulasikan rangkaian decoder memori dan I/O untuk sistem minimum 8086 yang terdiri dari:

  • RAM-0 (IC 6116), RAM-1 (IC 6232), ROM (IC 2764)
  • Dua PPI (Intel 8255) sebagai interface I/O
  • PIT (Intel 8253), PIC (Intel 8259)
  • Input switch dan output LED
  • Serta komponen pendukung lainnya seperti IC 74LS138 untuk decoding alamat.

Sistem ini bertujuan untuk mengintegrasikan perangkat memori dan I/O dalam ruang alamat mikroprosesor 8086 dan memastikan sinyal read/write berfungsi dengan benar.

2. Alat dan Bahan [kembali]

Alat:

    • Komputer dengan software simulasi 
    • Logic probe dan logic state untuk simulasi sinyal
    • Oscilloscope virtual (di software simulasi) untuk memantau sinyal 
    Bahan (Komponen Elektronik Virtual dalam Simulasi):
    • Intel 8086 (mikroprosesor utama)
    • RAM-0 6116(2 KB)
    • RAM-1 6232 (4 KB)


    • ROM 2764 (8 KB)


    • Intel 8255 (PPI-0 dan PPI-1) (Parallel Peripheral Interface)


    • Intel 8253 (PIT) (Programmable Interval Timer)


    • Intel 8259 (PIC) (Programmable Interrupt Controller)


    • Input switch (tombol input) dan Output LED




    • 74LS138 (3-to-8 Line Decoder)


    • Resistor, kapasitor, dan kabel penghubung (di software simulasi)






    3. Dasar Teori [kembali]

    Mikroprosesor 8086 menggunakan bus alamat 20-bit yang memungkinkan pengalamatan hingga 1 MB memori. Namun, perangkat seperti RAM, ROM, dan I/O diakses melalui ruang alamat yang lebih kecil, sehingga diperlukan rangkaian decoder untuk memetakan setiap perangkat ke bagian tertentu dari ruang alamat.

    • IC 74LS138 digunakan sebagai decoder untuk memetakan ruang alamat ke perangkat memori dan I/O. Rangkaian decoder ini memastikan bahwa hanya satu perangkat yang diaktifkan dalam satu waktu berdasarkan alamat yang diberikan oleh CPU.
    • PPI (8255) digunakan sebagai interface antara mikroprosesor dengan perangkat eksternal seperti switch dan LED.
    • PIT (8253) digunakan untuk menghasilkan interval waktu yang tepat untuk berbagai fungsi pengontrolan.
    • PIC (8259) bertugas mengelola interrupt dari berbagai perangkat eksternal, yang dapat diteruskan ke mikroprosesor untuk diproses.

    4. Pecobaan [kembali]

    Langkah-langkah Rancangan dan Simulasi:

    1. Pemetaan Alamat Memori dan I/O:

      • Tentukan alamat memori untuk RAM, ROM, dan I/O berdasarkan desain sistem.
      • Alokasikan alamat seperti:
        • RAM-0 (00000h-007FFh)
        • RAM-1 (00800h-017FFh)
        • ROM (F8000h-FFFFFh)
        • I/O (PPI, PIT, PIC) di ruang alamat I/O (08000h ke atas).
    2. Rancangan Rangkaian Decoder:

      • Gunakan IC 74LS138 untuk mendekode alamat dari bus mikroprosesor.
      • Sambungkan output decoder ke pin chip enable (CE) dari RAM, ROM, dan I/O devices.
    3. Simulasi Operasi Memori dan I/O:

      • Buat skema rangkaian di software simulasi seperti Proteus atau TINA.
      • Hubungkan logic probe pada jalur data dan address bus untuk memantau operasi read/write.
      • Simulasikan operasi input switch dan output LED melalui PPI 8255.
    4. Pengujian Sinyal Read/Write:

      • Gunakan logic state untuk memastikan sinyal read/write bekerja dengan baik pada setiap perangkat memori dan I/O.
      • Verifikasi bahwa RAM-0, RAM-1, ROM, PPI, PIT, dan PIC diaktifkan hanya pada alamat yang sesuai.
    5. Skema Simulasi:

      • Gambar skema rangkaian lengkap menggunakan Proteus.
      • Skema Umum:
        • Mikroprosesor 8086 terhubung ke memori dan I/O melalui address bus, data bus, dan control bus.
        • Decoder (74LS138) mendekode alamat untuk menentukan perangkat mana yang diaktifkan.

    5. Video[kembali]

    6. Download File [kembali]

    [menuju awal]

     





    0 comments:

    Posting Komentar